Tinjauan dan Prospek Industri Pembiayaan Otomotif di Indonesia hingga 2026

Tinjauan dan Prospek Industri Pembiayaan Otomotif di Indonesia hingga 2026

Indonesia Auto Finance Market Outlook 2026

Aditya1001
Aditya1001
7 min read

Peningkatan Digitalisasi, Prospek Positif untuk Kendaraan Listrik (E-Vehicles), Revisi Uang Muka, Pertambahan Populasi, dan Suku Bunga yang Lebih Rendah akan mendorong Pasar Pembiayaan Otomotif Indonesia: Ken Research

Suku Bunga Rendah: Perusahaan pemberi pinjaman kredit telah menurunkan suku bunga untuk meningkatkan kapasitas pengambilan pinjaman pelanggan; lebih lanjut didukung oleh upaya Pemerintah untuk meningkatkan UKM dukungan keuangan karena UKM memberikan kontribusi besar terhadap total PDB Indonesia. Dan juga kebijakan untuk mengambil kredit telah dilonggarkan secara signifikan untuk memudahkan prosesnya; peraturan ketat dan verifikasi daftar panjang dokumen telah dikurangi.

Memperluas populasi perkotaan: Pertumbuhan populasi perkotaan dan peningkatan daya beli serta kesadaran konsumen telah membuat industri pembiayaan mobil dan otomotif tumbuh secara beriringan.

Pertumbuhan kendaraan Listrik: bahwa sektor Kendaraan Listrik (Elecrical Vehicles – EV) Indonesia masih dalam masa pertumbuhan, tetapi ini juga menunjukkan bahwa minat pasar telah tumbuh secara signifikan. Electrum, perusahaan joint venture antara decacorn Gojek Indonesia dan perusahaan energi TBS Energi Utama (TBS), bersinergi untuk mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik terlengkap dan terintegrasi di Indonesia. Berbagai kebijakan telah dikeluarkan oleh pemerintah, untuk lebih mendorong sektor EV, seperti Daftar Positif Investasi (PIL) dimana perusahaan yang berpartisipasi dalam pengembangan sektor EV berhak mendapatkan keuntungan seperti kemudahan mendapatkan izin usaha dan memanfaatkan berbagai insentif pajak.

Analis di Ken Research dalam publikasi terbaru mereka Tinjauan dan Prospek Industri Pembiayaan Otomotif di Indonesia hingga 2026 - Didorong oleh pertumbuhan penetrasi digital, karakteristik kepemilikan kendaraan yang berkembang, dan potongan harga oleh Pemerintah di tengah kebijakan kepemilikan dan Pembiayaan Otomotif yang diatur secara sistematis oleh pihak berwenang oleh Ken Research mengamati bahwa Pasar Pembiayaan Otomotif Indonesia berada dalam Fase Tumbuh dengan Institusi Perbankan dan Institusi Keuangan Non Perbankan memimpin Pasar dan Platform Agregator Online memasuki Pasar. Peningkatan Digitalisasi, Prospek Positif untuk Kendaraan Listrik (E-Vehicles), Revisi Uang Muka, Populasi yang Bertambah, dan Suku Bunga yang Lebih Rendah, diharapkan dapat berkontribusi pada pertumbuhan pasar selama periode perkiraan. Pasar Pembiayaan Otomotif Indonesia diperkirakan akan mengalami tingkat pertumbuhan yang tinggi selama periode proyeksi perkiraan 2021-2026F.

Segmen yang Dicakup Pada LaporanPasar Pembiayaan Otomotif Indonesia:Menurut Kategori Pemberi Pinjaman (berdasarkan Kredit yang disalurkan), 2021 & 2026F: Para Perusahaan Pembiayaan Captive (satu grup dengan Penjual Kendaraan)BankPerusahaan Pembiayaan Non-Perbankan (NBFC)Berdasarkan Jenis Kendaraan (berdasarkan Kredit yang disalurkan), 2021 & 2026F:Kendaraan Roda DuaKendaraan Roda TigaKendaraan Roda EmpatBerdasarkan Jenis Kepemilikan (berdasarkan Kredit yang disalurkan), 2021 & 2026F:Mobil BekasMobil BaruBerdasarkan Kategori Kendaraan (berdasarkan Kredit yang disalurkan), 2021 & 2026F:Kendaraan PenumpangKendaraan KomersialBerdasarkan Durasi Pinjaman (berdasarkan Kredit yang disalurkan), 2021 & 2026F:1 Tahun2 Tahun3 Tahun3+ Tahun Menurut Lokasi Geografis (berdasarkan Kredit yang disalurkan), 2021 & 2026F:Pedesaan & Semi PerkotaanPerkotaanMetropolitanBank dan Anak PerusahaannyaPerushaan Keuangan Non-Bank (NBFC)Captive Finance CompaniesPemerintah dan InstitusiPerusahaan MobilDealer MobilPemerintah dan InstitusiPerusahaan Auto Finance yang sudah adaDealer OEMPeserta Pasar BaruInvestorAsosiasi Kendaraan Bermotor

Unduh contoh laporan

 Periode Waktu Tercatat dalam Laporan:

Periode Waktu Historis: 2016-2020Periode Waktu Tahun Dasar: 2021Periode Proyeksi Perkiraan: 2022– 2026F

 Perusahaan yang dicakup dalam Laporan:

Bank CIMB NiagaBank Rakyat IndonesiaDanamon Bank (Adira Dinamika Finance)Mandiri Bank (Mandiri Tunas Finance)Megabank (WOM)Bank Negara IndonesiaBCA BankBank Jasa JakartaCekajaACC FinanceOto MultiarthaRadana BhaskaraAdira FinanceIndomobil Multi JasaMitsui Auto FinanceMandiri Tunas FinanceRabana InvestindoMaybank FinanceMobil88OLX IndonesiaMobil123CarmudiOto.comDiamond Smart AutoCarro

 Topik Pembahasan Utama yang Dicakup dalam Laporan:

Tinjauan demografis dan industri utama IndonesiaTinjauan Perekonomian IndonesiaSkenario Perdagangan IndonesiaPasar Otomotif Indonesia – Penjualan kendaraanPasar Otomotif Indonesia - Merek-merek OEM utama menjadi basis penjualan mobil penumpangEkosistem Pasar Pembiayaan Otomotif IndonesiaAnalisis Rantai Nilai Pasar Pembiayaan Otomotif IndonesiaJenis Utama pinjaman mobil yang tersedia di Pasar Pembiayaan Otomotif IndonesiaPendorong Pertumbuhan Industri Pembiayaan Otomotif IndonesiaParameter Pengambilan keputusan pemilihan vendor perusahaan Pembiayaan OtomotifAnalisis SWOT industriTren dan Perkembangan IndustriIsu dan tantangan dalam industriInisiatif pemerintah dalam industriDampak COVID-19 pada Industri Pembiayaan Otomotif IndonesiaPerjalanan PelangganUkuran Pasar Pembiayaan Otomotif IndonesiaSegmentasi Pasar Pembiayaan Otomotif IndonesiaAgregator Pasar Pembiayaan Otomotif IndonesiaPasar Pembiayaan Otomotif Indonesia - Ukuran Masa DepanPasar Pembiayaan Otomotif Indonesia - Segmentasi Masa DepanDisrupsi Digital pada Industri Pembiayaan Otomotif IndonesiaRekomendasi Analis

Hubungi kami:
Ken Research
Ankur Gupta, Kepala Pemasaran & Komunikasi
[email protected]
+91-9015378249

Discussion (0 comments)

0 comments

No comments yet. Be the first!