"Pasar Oftalmologi Indonesia akan didorong oleh peningkatan penetrasi asuransi, peningkatan jumlah dokter spesialis mata, peningkatan pasien diabetes dan memburuknya kondisi tropis Indonesia"
Peningkatan Kampanye Promosi, Munculnya Teknologi Modern dan Layanan Tambahan: Rumah sakit di Indonesia telah mulai menggunakan perangkat dan instrumen modern yang diimpor terutama dari Cina, India dan AS yang telah membantu mereka dalam meningkatkan jumlah operasi yang dilakukan dalam sehari. Ini telah membantu perusahaan dalam meningkatkan pendapatan per pasien karena tingginya biaya layanan yang diperpanjang. Operasi katarak sekarang sedang dilakukan di klinik mata bergerak di daerah pedesaan. Hampir semua rumah sakit mata utama menyediakan informasi tentang penyakit terkait mata melalui situs web, aplikasi seluler, dan blog mereka. Spanduk, video, dan konten ini menyoroti gejala utama, tindakan pencegahan, dan perawatan untuk menciptakan kesadaran tentang katarak, glaukoma, sindrom mata kering, dan lensa kontak. Rumah sakit seperti Rumah Sakit Mata AINI telah meluncurkan aplikasi seluler untuk membantu orang mengetahui lebih banyak tentang masalah dan penyakit terkait mata. Pemeriksaan mata gratis dan seminar sedang dilakukan oleh rumah sakit pada berbagai kesempatan sebagai bagian dari kegiatan CSR dan promosi kesadaran kesehatan mata.
Selain menyediakan perawatan untuk penyakit mata, rumah sakit telah menyediakan layanan tambahan seperti pemesanan janji temu online, konsultasi online, pemesanan kamar rawat inap online dan bermitra dengan fasilitas asuransi &; perbankan. Ini memberikan akses mudah dan manfaat asuransi &; finansial tepat waktu kepada pasien yang diasuransikan, juga menyediakan layanan pasca operasi dan umpan balik untuk perbaikan dan untuk mempertahankan standar kualitas. Pemain Utama pasar Oftalmologi terkonsentrasi di beberapa daerah terpilih di negara ini termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Pemain akan memperluas ke daerah-daerah seperti Sumatera Barat, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Di Yogyakarta dan Riau dengan peluang yang meningkat.
Analis di Ken Research dalam publikasi terbaru mereka "Prospek Pasar Oftalmologi Indonesia hingga 2023- Berdasarkan Jenis Penyakit (Katarak, Miopia, Glaukoma, Konjungtivitis, dan Lainnya) dan oleh Berbagai Daerah (DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan Lainnya)" percaya bahwa pasar diperkirakan akan mencatat CAGR positif mendekati 5% dalam hal pasien rawat inap mata selama periode perkiraan 2018-2023E.
Segmen Utama yang Tercakup dalam Pasar Oftalmologi Indonesia
Oleh Penyakit Mata (Berdasarkan jumlah konsultasi)
Air terjunMiopiaPtreygiumKonjungtivitisKorneaGlaukomaStrabismusLainBerdasarkan Wilayah (Berdasarkan Jumlah Klinik / Rumah Sakit Mata Khusus Tunggal)
DKI JakartaJawa TimurJawa TengahSumatera UtaraLainTarget Audiens Utama
Jaringan Rumah Sakit Khusus TunggalInvestor di sektor KesehatanAsosiasi Swasta dan PemerintahKacamata dan kacamata lensa CompaniesPerawatan mata CompaniesAlat kesehatan CompaniesOrganisasi PemerintahOrganisasi NirlabaOrganisasi Non-PemerintahPeriode waktu yang tercantum dalam laporan:
Periode Saat Ini: 2018Periode Prakiraan: 2018-2023Perusahaan yang Dicakup:
Pusat Mata JakartaRumah Sakit Mata UndaanRumah Sakit Mata CicendoRumah Sakit Mata Sumatera (SMEC)KMN Perawatan Mata-SemarangRumah Sakit Mata AINIRumah Sakit Mata Bali MandaraPusat Mata BandungRumah Sakit Mata Dr YAPPusat Mata SoloRumah Sakit Mata Komunitas Jawa TimurTopik utama yang dibahas dalam laporan
Ringkasan EksekutifMetodologi PenelitianIkhtisar Pasar dan GenesisEkosistem PasarUkuran Pasar Oftalmologi IndonesiaSegmentasi pasar berdasarkan jenis penyakit (katarak, miopia, glaukoma, konjungtivitis, dan lainnya).Segmentasi pasar berdasarkan wilayah (DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara dan lain-lain).Perbandingan Biaya Penyakit Mata Utama di Indonesia dengan Negara Asia Tenggara lainnya.Perbandingan Biaya penggunaan IOL di Indonesia dengan Negara Lain.Pasar Oftalmologi Indonesia- Model bisnis.Tren dan PerkembanganIsu dan TantanganPeraturan PemerintahSkenario KompetitifProfil Perusahaan Pemain Utama di PasarModel Investasi untuk mendirikan Rumah Sakit Mata KhususInovasi Teknologi Terbaru dan Masa DepanProspek dan Proyeksi Masa Depan Pasar Oftalmologi Indonesia (2018-2023).Rekomendasi Analis.Hubungi Kami:
Ken ResearchAnkur Gupta, Kepala Pemasaran &; Komunikasi
[email protected]
+91-9015378249
Sign in to leave a comment.