Pendapatan Industri Manajemen Fasilitas Indonesia diperkirakan akan mencapa

Pendapatan Industri Manajemen Fasilitas Indonesia diperkirakan akan mencapai lebih dari USD 420 Juta pada tahun yang berakhir 2023: Ken Research

Perusahaan Besar di Indonesia Facility Management

Aditya1001
Aditya1001
7 min read

Temuan Utama

Pendapatan industri untuk layanan lunak diperkirakan akan meningkat pada CAGR sebesar 8,6% selama periode 2018P-2023E, sedangkan pendapatan industri untuk layanan keras akan meningkat pada CAGR sebesar 11,4% selama periode yang sama.Gedung perkantoran komersial dan pabrik industri yang digunakan oleh perusahaan multinasional cenderung menjadi area fokus utama untuk layanan manajemen fasilitas terpadu (IFM).Industri manajemen fasilitas di Indonesia diperkirakan akan menyaksikan meningkatnya jumlah pemain kecil yang memasuki pasar yang akan lebih fokus pada penyediaan layanan keras khusus.

Penetrasi Layanan Integrated Facility Management (IFM) yang Rendah: Pasar manajemen fasilitas terintegrasi Indonesia adalah tahap yang relatif baru lahir dan penetrasinya rendah karena preferensi untuk layanan tunggal dan paket oleh sebagian besar pengguna akhir.

Meningkatnya permintaan dari klien multinasional kemungkinan akan mendorong permintaan masa depan untuk layanan IFM di Indonesia. Perusahaan akan fokus pada membangun efisiensi melalui layanan IFM yang akan mengarah pada pengurangan biaya, peningkatan efisiensi dan permintaan yang lebih besar dalam jangka panjang.

Peningkatan Jumlah Pemain Domestik: Meningkatnya inisiatif pemerintah terhadap penciptaan fasilitas dan bangunan infrastruktur baru akan menyebabkan lonjakan jumlah total pemain manajemen fasilitas lokal dengan demikian, melayani peningkatan permintaan domestik di Indonesia dalam jangka panjang.

Analis di Ken Research dalam publikasi terbaru mereka "Prospek Pasar Manajemen Fasilitas Indonesia hingga 2023 - Dengan Layanan Tunggal, Bundel, dan Terintegrasi; Dengan Soft Services (Housekeeping, Security, Landscaping dan lain-lain) dan Hard Services (Layanan Elektromekanis, Layanan Operasi dan Pemeliharaan, Fire Safety and Security System), Oleh Sektor Pengguna Akhir (Industri, Komersial, Perumahan, Infrastruktur dan lain-lain)" percaya bahwa pasar manajemen fasilitas di Indonesia akan meningkat karena meningkatnya kemitraan dengan pemain domestik utama untuk keahlian khusus di (lunak dan keras) Layanan. Sektor industri memberikan kontribusi pangsa pendapatan tertinggi lebih dari 50% terhadap keseluruhan industri manajemen fasilitas di Indonesia pada tahun 2018. Personil outsourcing telah berkontribusi di atas 85% dalam menghasilkan pendapatan di pasar manajemen fasilitas secara keseluruhan pada tahun 2018.

Pasar diperkirakan akan mencatat CAGR positif sebesar 9,6% dalam hal pendapatan selama periode perkiraan 2018-2023E.

 

 

Segmen Utama yang Dicakup

Oleh Soft Services dan Hard Services

      Layanan Lunak

o Housekeeping (termasuk Pembersihan)

o Lansekap

o Keamanan

o Lainnya (Pengelolaan Limbah, Layanan Pengiriman Surat)

      Layanan Keras

o Layanan Elektromekanis (termasuk HVAC)

o Layanan Operasional dan Pemeliharaan

o Sistem Keselamatan dan Keamanan Kebakaran

 

Berdasarkan Jenis Layanan

Layanan TunggalLayanan yang DibundelLayanan Fasilitas Terpadu

 

Menurut Sektor Pengguna Akhir

Sektor industriSektor komersialSektor perumahanInfrastruktur dan lain-lain

 

Target Audiens Utama

Perusahaan Manajemen FasilitasPengembang Real EstatPerusahaan konstruksiArsitekRumah Sakit dan Sekolah

Unduh contoh laporan

Periode waktu yang tercantum dalam laporan:

Periode Sejarah: 2012-2018Periode Prakiraan: 2019-2023

 

Perusahaan yang Dicakup:

ISS Fasilitas Layanan IncJLL Inc.Perisai pada Layanan (SOS)Layanan Global AtalianSpektra SolusindoLayanan Relokasi dan Fasilitas Daun MapleLayanan Manajemen Fasilitas ColliersMemimpin Jasa Properti Indonesia

 

Topik utama yang dibahas dalam laporan

Pengenalan Pasar Manajemen Fasilitas IndonesiaProses Akuisisi Bisnis di Pasar Manajemen Fasilitas IndonesiaIkhtisar Pasar Manajemen Fasilitas Indonesia dan GenesisUkuran Pasar Manajemen Fasilitas Indonesia berdasarkan Pendapatan (2012-2018)Segmentasi Pasar Indonesia Soft Facility ManagementSegmentasi Pasar Indonesia Hard Facility Management, 2012-2018Tren dan Perkembangan di Pasar Manajemen FasilitasMasalah dan Tantangan di Pasar Manajemen FasilitasProses Pemilihan VendorAnalisis SWOT Pasar Manajemen Fasilitas IndonesiaLanskap Kompetitif di Pasar Manajemen Fasilitas IndonesiaProspek dan Proyeksi Masa Depan Pasar Manajemen Fasilitas Indonesia, 2019-2023E

 

Minta Kustomisasi

 

Untuk informasi lebih lanjut, lihat tautan di bawah ini:

 

Laporan Terkait

 

Outlook Pasar Manajemen Fasilitas Filipina Hingga 2022 - Oleh Layanan Manajemen Fasilitas Lunak Dan Keras; Dengan Layanan Tunggal, Layanan Bundel Dan Layanan Terpadu Dan Berdasarkan Sektor (Komersial, Perumahan, Kesehatan, Industri Dan Infrastruktur)

 

Oman Facility Management Market Outlook to 2022 – By Soft Services (Housekeeping, Landscape Access and Façade Access, Security, Others) and By Hard Services (HVAC, Electromechanical, Operational and Maintenance, Fire Safety and Security)

 

Bahrain Facility Management Market Outlook to 2021 - Pertumbuhan di Sektor Ritel dan Permintaan Hard Services untuk Mendorong Pertumbuhan Pasar

 

Hubungi:
Penelitian Ken
Ankur Gupta, Kepala Pemasaran &; Komunikasi
[email protected]

+91-9015378249

 

 

Discussion (0 comments)

0 comments

No comments yet. Be the first!